Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2015

6 Urusan Serius Harus Dihadapi Mahasiswa Baru Saat Awal Kuliah

Inilah Urusan Serius Harus Dihadapi Mahasiswa Baru Saat Awal Kuliah. Temen-temen harus memahami dengan baik beberapa hal penting berikut ini sehingga bisa memahami dengan baik sebenarnya apa saja permasalahan yang sering kali  menimpa para mahasiswa di awal-awal masa kuliahnya.



Menjalani status sebagai mahasiswa baru akan membuatmu gugup, di antaranya karena lingkungan dan sistem belajar yang berbeda. Enggak heran, banyak masalah menghampiri mahasiswa di hari pertama kuliah.

Urusan Serius Harus Dihadapi Mahasiswa Baru Saat Awal Kuliah


Inilah beberapa masalah yang umum dialami mahasiswa baru di hari pertama kuliah, seperti dinukil dari Her Campus.

1. Belum memiliki teman nongkrong

Ini sering dialami mahasiswa baru. Akibatnya, makan siang di kantin pun sendirian, deh. Yuk, kenalan dengan teman baru sebanyak-banyaknya.

2. Bingung ketika waktu senggang
Kamu masih bingung dengan apa yang harus dilakukan ketika ada waktu senggang antara dua kuliah. Tidak seperti di sekolah dulu, jam kuliah tidak teratur dari pagi hingga siang.

3. Beda keinginan dengan teman
Sebagian temanmu ingin bersenang-senang, sementara kamu hanya ingin di kosan dan segera pergi tidur. Kamu bingung, jika menuruti keinginan sendiri, maka kamu akan kehilangan kesempatan untuk bisa bersosialisasi.

4. Bangun terlambat
Pastikan kamu memasang alarm dengan baik agar tidak terlambat bangun di hari pertama kuliah. Terlambat bangun berarti kamu akan terlambat masuk kuliah.

5. Lupa kelas
Karena terburu-buru dan diliputi berbagai perasaan seperti senang dan gugup, kamu pun lupa letak ruang kelasmu. Tenangkan diri dan carilah ruang kuliahmu pelan-pelan.

6. Tidak membawa keperluan kuliah
Kamu sudah sampai di kelas dan melihat teman-teman dengan lengkap membawa keperluan kuliah. Kamu menyadari bahwa kamu terlalu santai, bahkan kamu lupa membawa alat tulis. Persiapkan semua kebutuhan kuliah minimal malam hari sebelumnya, ya!

Senin, 30 Maret 2015

10 Trik Cara Paling Mudah Untuk SUKSES KULIAH Di Indonesia

Berikut adalah 10 Trik Cara Paling Mudah Untuk SUKSES KULIAH Di Indonesia - kita akan berbagi informasi penting tentang bagaimana agar sukses kuliah. Semua temen-temen pasti sudah tahu bahwa awal September, sebagian besar kampus di Tanah Air akan memulai kembali perkuliahan. Tentu saja, kampus-kampus tersebut juga bersiap menyambut para mahasiswa baru.


Sebagai mahasiswa baru, tentu saja kita akan mengalami kesulitan beradaptasi, baik dengan lingkungan kampus, sistem perkuliahan, metode belajar, hingga urusan mencari teman baru. Supaya enggak bingung, ikuti aja sepuluh langkah ini.

10 Trik Cara Paling Mudah Untuk SUKSES KULIAH Di Indonesia


1. Susun jadwal kuliah dengan baik. Pastikan jadwal kuliah kita enggak terlalu mepet atau bentrok satu sama lain. Jadwal kuliah yang baik adalah yang dapat memberikan kita sedikit jeda untuk beristirahat.

2. Hari pertama kuliah. Jangan malas mencatat meski di hari pertama kuliah dan informasi yang disampaikan dosen sudah kita ketahui.

3. Buat jadwal belajar. Untuk satu jam mata kuliah, kita butuh setidaknya dua jam belajar di luar kelas. Pelajari satu mata kuliah di jam yang sama setiap harinya. Tidak hanya mengerjakan tugas, tetapi juga pelajari kembali catatan di kelas dan pastikan kita memahami materi kuliah hari ini. Jangan lupa pelajari juga silabus perkuliahan sehingga kita dapat mempersiapkan diri untuk materi kuliah berikutnya.

4. Tempat belajar. Ruang belajar sebaiknya dilengkapi meja belajar, kursi yang nyaman, alat tulis, dsb. Satu hal penting, ruang belajar harus bebas dari gangguan. Jika memungkinkan, ruang belajar bukanlah ruang tempat kita beraktivitas, melainkan khusus untuk belajar.

5. Belajar di siang hari. Sebisa mungkin, manfaatkan siang hari sebagai waktu belajar. Jika kita butuh satu jam untuk mempelajari satu materi di siang hari, maka kita akan butuh 1,5 jam jika melakukannya di malam hari. Demikian seperti dikutip dari laman Middle Tennessee State University, Senin (12/8/2013).

6. Jadwalkan istirahat. Untuk setiap satu jam, ambillah 10 menit sebagai waktu istirahat. Hindari belajar secara terus menerus dalam waktu yang lama. Sebarkan beberapa sesi waktu belajar sepanjang hari.

7. Manfaatkan fasilitas kampus. Cari tahu bagaimana caranya memakai laboratorium atau mencari literatur, video dan sumber informasi lain di perpustakaan. Coba juga untuk mengenal dekat dosen sehingga kita tidak canggung untuk bertanya.

8. Kelompok belajar. Cari dua hingga tiga teman di kelas yang mau diajak belajar bersama. Penelitian menunjukkan, mahasiswa yang belajar bersama secara rutin akan mendapat nilai lebih bagus. Bisa jadi kita lebih termotivasi belajar dan memahami suatu konsep ketika mengajarkan atau mendiskusikannya dengan teman. Tetapi, ingatlah untuk tetap fokus dan tidak kebanyakan ngobrol.

9. Pelajari materi yang sulit lebih dulu. Ketika otak dan tubuh masih segar, pelajarilah materi pelajaran yang lebih sulit terlebvih dahulu. Menundanya dan mempelajarinya ketika kita lelah hanya akan membuat materi tersebut makin sulit dipahami.

10. Jangan memaksakan diri. Belajar berjam-jam tanpa memperhatikan waktu istirahat dan tidur atau tidak makan hanyalah kesia-siaan. Jauhi junk food dan kafein sebelum atau sesudah belajar.

Selasa, 17 Maret 2015

Trik Efektif Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dan Mahasiswa

Trik Efektif Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dan Mahasiswa - Berikut saya ulas secara akademik Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa atau Mahasiswa.


Dengan motivasi belajar yang kuat otomatis akan mendorong kesuksesan siswa atau mahasiswa dalam studinya. Berikut adalah Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Mahasiswa tersebut.

Trik Efektif Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Mahasiswa


1. Pengertian motivasi belajar.

Suryabrata(1990:99) berpendapat bahawa motivasi berasal dari kata motif”keadaan dalam peribadi seorang yang mendoring individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu guna mencapai suatu tujuan tertentu”.

Rusyan(1989 :99) motivasi diartikan sebagai “pengerak tingkah laku karena suatu tujuan dengan didasari adanya suatu kebutuhan”.

Sardiman (2001:73) kesuluruhan daya penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan mengajar yang menjamin kelangsungan diri kegiatan belajar yang memberkan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang dikhendaki oleh siswa tercapai.

2. Ciri-ciri motivasi.

Menurut Sardiman (2001:81) motivasi yang ada pada diri setiap orang itu memiliki cirri-ciri sebagia berikut:

  1.      Tekun menghadapi tugas
  2.      Ulet menghadapi kesulitan.
  3.      Menunjukan minat terhadap bermacam-macam masalah.
  4.      Lebih senang bekerja mandiriatau kelompok.
  5.      Cepat bosan pada tugas rutin.
  6.      Dapat mempertahankan pendapat yang diyakini.
  7.      Sering mencari dan memecahkan masalah.


3. Macam-macam motivasi.

Secara umum menurut Sardiman (2002:87) motivasi dapat dibedakan menjadi:

Motivasi intrinsic, yaitu dorongan yang dating dari dalam diri individu. Dapat berupa kebutuhan, keinginan, perasaan, minat, sikap yang semuanya muncul dari kedsadaran sendiri dengan kesadaran diri sendiri yang esensial.
Motivasi ekstrinsik, yaitu dorongan yang muncul karena adanya pengaruh dari luar. Dorongan itu muncul misalnya karena adasesuatu yang menarik, menyenangkan, ancaman, bahkan juga berupa harapan-harapan dari orang-orang sekitarnya.

4. Fungsi dan unsure-unsur yang mempengaruhi motivasi belajar.

Menurut Hamalik (200:175) ada beberapa fungsi motivasi dalam belajar diantaranya adalah:
Mendorong timbulnya kelakuan atau suatu perbuatan tanpa adanya motivasi tidak akan timbulnya perbuatan seperti belajar.
Motivasi berfungsi sebagai pengarah, artinya mengarahkan perbuatan belajar untuk mencapai tujuan agar memperoleh hasil belajar yang tinggi.
Motivasi berfungsi sebagai penggerak, artinya besar kecilnya motivasi akan menentukan cepat atau lambatnya suatu erbuatan.
Menurut Djamarah (1994:38)untuk membangkitkan motivasi belajar siswa, guru dapat melakukan berbagai cara sebagai berikut:

Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar.

Menjelaskan secara konkrit kepada pesera didik apa yang dapat dilakukan pada akhir pengajaran.

Memberikan penghargaan atas prestasi yang dicapai anak didik sehingga dapat merangsang siswa untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik dikemudian hari.

Membentuk kebiasaan belajar yang baik.

Membantu kesulitan belajar peserta didik secara individual maupun kelompok.

Menggunakan metode yang bervariasi
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com